^^ KartiKa AngeLyna Putri'S VerSioN ^^

* Cetusan swara jiwa yang kini ingin kubagi *


Jalan hidupku yang kerap berpindah di pertiwi ini,
mengajarkan banyak hal, terutama keharusan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan baruku.
Dan sebagai insan biasa yang tiada pernah mampu menggapai kesempurnaan jiwa,
berkali aku jatuh karena salah menyelami laku, kata, dan kebiasaan seputarku.
Perenungan diri kemudian menjadi jalan yang terpilih untuk sebuah pembenaha,
agar kelak tak lagi mudah tersungkur.
Kadang perenungan diriku tercurah dalam baris kata yang mengekspresikan warna jiwaku saat itu.
Sebagian mengalir dalam untaian nada yang mengalun dari dawai jiwaku,
yang menjadikannya harmoni nada dan kata tak bebas di puisi yang sederhana..
Ragaku yang terduduk dalam lamunku ini,
menorehkan senyum sayup Lepas merekat dengan cinta,
dalam sudut kebahagiaan yg meNgalir..
Aku memandang nyalang, pada manusia lalu lalang,dan terlihat tanpa sedikitpun segan, mereka menggamitkan jemari tangan. Kata cinta menguar di angkasa, menghayutkan gemawan mega, Mangaburkan keindahan bintang gemintang, panji dan agungnya bentara..
Namun di sini, berdiri aku dalam keraguan, Tak mengerti dan terus bertanya :
Apakah segalon cinta lebih manis ketimbang sececap cita? Dan apakah bahagia terwujudi harus dengan dimiliki? Dan apakah seorang pangeran hanya dapat menjadi raja,.
Dan tanya itu menggiringku masuk ke dalam labirin tua, Lorong pekat penuh lembap yang dindingnya berkeropeng dusta,, Penuh tipu daya, tiap simpangannya menyesatkan pengelana, Aku ikuti setitik cahya, dan kulihat jawab di ujungnya ..
Ku termangu dan tersenyum,, cinta tidak pernah membuatmu merasa kehilangan,Dia terus membuat hatimu merasa kaya..Namun, sungguh dunia telah tercerai berai, Dan manusia menjadi tersesat oleh makna cinta, Tergelincir keserakahan, cinta menjadi memabukkan Untuk memiliki, bukannya memberikan
Untuk menguasai, bukannya mengasihi ..Jika cinta tinggallah nafsu diri belaka, Yang tersisa hanyalah kerusakan semata. Tiada peduli sesama; Semuanya mengagungkan diri jua..
Orang menamakannya cinta; tapi itu hanyalah dusta